05
Kam, Des
0 New Articles

Persentase e-Court PA Sekayu Peringkat Pertama Nasional

Berita Utama
Typography
  • Smaller Small Medium Big Bigger
  • Default Helvetica Segoe Georgia Times

PA-SEKAYU.GO.ID(26/7/2019) Tidak hanya sewilayah PTA Sumatera Selatan, dalam semester pertama tahun 2019 ini, PA Sekayu berhasil menduduki peringkat pertama penerimaan perkara yang didaftar melalui e-court secara nasional.

Keberhasilan ini, merupakan buah dari kerja keras, kerja cerdas, dan kerja ikhlas seluruh aparatur PA Sekayu, yang dimulai sejak pencanangan salah satu program unggulan Mahkamah Agung pada awal tahun ini. Berawal dari Kasubag IT sebelumnya (yang ia kemudian diganjar dengan dipromosikan ke pengadilan kelas 1B) yang mengikuti Diklat PIM dengan proyek kinerjanya khusus mengenai e-court, dilanjutkan sosialisasi kepada para advokat dan stakeholder, DDTK intern PA Sekayu, pemberian piagam kepada 3 advokat/LBH yang mendaftar perkara e-court paling banyak, bahkan sampai saat ini masih tetap terbuka konsultasi apabila ada advokat yang masih belum paham penggunaan fasilitas dalam sistem e-court.

Peringkat pertama ini, didapat setelah dibuat perbandingan antara pengguna e-court yang berhasil dengan jumlah beban perkara. Secara riil, jumlah perkara e-court PA Sekayu per 26 Juli 2019 hanya 170 perkara yang sudah dibayar, tetapi jika dibandingkan dengan jumlah beban perkara maka angka itu hampir sepertiga dari perkara yang didaftarkan melalui e-court, jumlah 30,09% ini adalah yang terbanyak dari seluruh PA yang telah menerima perkara e-court di atas 100 perkara (lihat tabel). Secara detail, jumlah perkara, termasuk peta e-court seluruh indonesia bisa diakses melalui laman https://ecourt.mahkamahagung.go.id/

Yang kemudian menjadi pertanyaan, mengapa advokat di yurisdiksi Pengadilan Agama Sekayu sangat antusias menggunakan fasilitas e-court ini? Meskipun akses ke PA Sekayu dari ibukota provinsi Sumatera Selatan tidak bisa dikatakan dekat (+-125 KM), tetapi para advokat yang beracara di sini rata-rata masih berusia muda, melek IT, dan mereka kemudian merasakan benar manfaat pendaftaran perkara e-court ini.

Keberhasilan ini, selain memang patut dibanggakan tetapi juga harus menjadi pendorong semangat bagi seluruh jajaran PA Sekayu untuk terus berbuat dan berkhidmat dengan lebih baik demi menciptakan pelayanan prima kepada justiciabelen.

(Humas PA Sekayu)