Tindak Lanjuti Pembangunan Zona Integritas, PTA Palembang Adakan Teleconference

Berita Utama
Typography

PA-SEKAYU.GO.ID| Rabu (22/04/2020) Sekitar pukul 10.00 Wib PA Sekayu mengikuti teleconference bersama 6 PA Sewialyah PTA Palembang. Keenam PA tersebut adalah PA Palembang, PA Kayu Agung, PA Muara Enim, PA Baturaja, PA Lubuk Linggau dan PA Lahat. Hadir dalam kegiatan itu Ketua PA Sekayu dan Wakil, serta Panitera dan Sekretaris. Tema utama teleconference itu, adalah terkait pelaksanaan pembangunan zona Integritas di wilayah sumatera Selatan. Terkait pula sejauh mana persiapan setiap PA dalam melaksanakan pembangunan Zona integritas itu.

Ketua Pengadilan Tinggi Agama Palembang Bpk Drs. H. Endang Ali Ma'sum, S.H., M.H. dalam muqaddimahnya, sebelum berbicara tema pokok, kembali mengingatkan beberapa hal, pertama terkait pelaksanaan kerja instansi di masa covid 19, kedua terkait dinas ke luar kota dan bepergian ke luar daerah, ketiga terkait ketentuan work from home, keempat terkait optimalisasi gugatan mandiri dalam rangka memberikan pelayanan kepada masyarakat. Terakhir, barulah beliau menyampaikan tentang pembangunan Zona Integritas pada 7 satker di wilayah PTA Palembang. Beliau menyampaikan bahwa di wilayah PTA Palembang sudah dua PA yang mendapat pendampingan dari bawas MA. Yaitu PA Muara Enim dan PA Lubuk Linggau. Dari teleconference itu, kpta ingin mendapatkan masukan dari dua PA tersebut terkait persiapan apa saja yang harus disiapkan dan langkah-langkah apa yang harus dikerjakan untuk meningkatkan nilai zona intrgritas itu.

PA Muara Enim, sebagai salah satu PA yang telah mendapat pendampingan, dipinta Kpta untuk sharing ilmunya terkait pendampingan itu. Dalam sharing itu, Kpa Muara Enim menyampaikan bahwa nilai yang diberikan oleh pendamping pada PA Muara enim ternyata tidak sama dengan nilai hasil penilaian mandiri, terjadi selisih signifikan berupa penurunan sejumlah 4 percent. Kenapa itu bisa terjadi, mengapa pada penilaian pendamping itu bisa berbeda, ternyata ada beberapa kekurangan, yang dalam bahasa akrededitasinya biasa diistilahkan dengan eviden. Ternyata banyak eviden yang tidak ditemukan. Lalu berdasarkan temuan bawas itu, yang tidak ada evidennya itu, dilanjuti dengan menyiapkan evidennya. Jadi apa-apa yang telah diperbuat itu, disiapkan evidennya berikut dengan dasar hukum. Jadi itulah kiat-kiat PA Muara Enim untuk meningkatkan nilai pengungkit ataupun nilai hasil Pembangunan Zona Integritas.

Selain PA Muara Enim, PA Lubuk Linggau juba memberikan informasi yang sama seperti halnya Muara Enim. Walhasil, setelah masing-masing PA telah memberikan informasi terkait sejauhmana persiapan pembangunan Zona Integritas, Kpta dalam penutupnya meminta setiap PA mengikuti langkah-langkah PA Muara Enim supaya pelaksanaan pembangunan Zona Intrgritas di wilayah Palembang bisa berhasil dengan nilai sangat memuaskan. (Humas PA Sekayu)