Ketua dan Panitera PA Sekayu Ikuti Sosialisasi Pemanfaatan Virtual Account

Berita Utama
Typography

PA-SEKAYU.GO.ID - Panitera Mahkamah Agung (MA), Made Rawa Aryawan, membuka Sosialisasi Penggunaan Rekening Virtual untuk Pembayaran Biaya Perkara (Kasasi/Peninjauan Kembali/Hak Uji Materil) di Mahkamah Agung  dan Prosedur Baru Pengiriman Dokumen Peradilan bagi Pihak Berperkara di Luar Negeri, Jum’at (12/10/2018), di Hoterl Aryaduta Palembang, Jalan POM IX, Palembang.

Sosialisasi tersebut dilaksanakan bagi setiap Pengadilan Tingkat Banding dan Pengadilan Tingkat Pertama di Provinsi Sumatera Selatan yang diikuti oleh Ketua, Panitera dan Operator dari masing-masing Pengadilan.

Ketua Pengadilan Agama Sekayu (PA Sekayu), Saifullah Anshari, S.Ag., M.Ag., mengikuti kegiatan sosialisasi tersebut bersama dengan Panitera PA Sekayu, Yuli Suryadi, S.H., M.M., dan Azuardi Rizal sebagai operator.

Kegiatan ini merupakan kerjasama antara Kepaniteraan MA dengan BNI Syariah dan Kementerian Luar Negeri (Kemenlu). Dalam acara tersebut selain Panitera MA, diantaranya hadir juga Hakim Yustisial MA, Asep Nursobah sebagai Koordinator Data dan Informasi Kepaniteraan MA, Pimpinan Wilayah Barat BNI Syariah, Edwin Fitrianto, dan para pimpinan cabang di wilayah Sumsel dan Lampung.

Setelah dibuka secara resmi oleh Panitera MA, Made Rawa Aryawan, kemudian jadwal acara dilanjutkan dengan Sosialisasi Penggunaan Rekening Virtual untuk Pembayaran Biaya Perkara (Kasasi/Peninjauan Kembali/Hak Uji Materil) di Mahkamah Agung yang dinarasumberi oleh Koordinator Data dan Informasi Kepaniteraan MA, Asep Nursobah. Selain menerima materi teoritis, peserta juga melakukan simulasi tentang mekanisme pembuatan rekening virtual oleh Petugas Pengadilan.

Selanjutnya pada sesi yang kedua, disosialisasikan Prosedur Baru Pengiriman Dokumen Peradilan bagi Pihak Berperkara di Luar Negeri oleh Hanafi, Kasubdit pada Direktorat Hukum dan Perjanjian Sosial Budaya, Kemenlu. Pada sesi ini, Koordinator Data dan Informasi Kepaniteraan MA, Asep Nursobah juga mengajarkan peserta melakukan simulasi tentang mekanisme pembuatan rekening virtual rogatori dan menghitung biaya pengiriman dokumen peradilan ke luar negeri oleh Petugas Pengadilan serta

Dalam sambutannya Panitera MA meminta jajaran pengadilan khususnya pengadilan negeri dan pengadilan agama untuk menggunakan akun virtual dalam pembayaran biaya kasasi, PK dan Hak Uji Materil (HUM). Menurutnya penggunaan virtual account dapat mewujudkan pengadministrasian keuangan perkara secara transparan dan akuntabel. BPK sendiri, kata Panitera, telah memberikan dukungan tertulis  dengan Surat Ketua BPK RI Nomor  419/S/XVI/11/2017 tanggal  20 November 2017.

“Selama ini di MA, biaya perkara diterima lebih dahulu, sedangkan berkasnya datang kemudian. Sebelum menggunakan virtual account, kami tidak bisa mengidentifikasi biaya perkara yang disetorkan oleh pengadilan”, jelas Panitera MA.

Selain mengenai  penyetoran biaya perkara menggunakan virtual account, Panitera MA juga meminta pengadilan untuk memahami prosedur baru  pengiriman dokumen peradilan bagi pihak yang berada di luar  negeri.  Baik yang diinformasikan melalui surat Panitera MA atau dengan mempelajari MoU antara MA dan Menlu tanggal 20 Februari 2018.

“Kami telah menerbitkan surat  nomor 1747/PAN/HK.01/8/2018 tanggal  8 Agustus 2018 perihal prosedur baru penyampaian relaas ke luar negeri,  yang ditujukan kepada seluruh Ketua Pengadilan.  Kami berharap pimpinan pengadilan sudah membaca surat tersebut”, ujar Panitera.

| Humas Pengadilan Agama Sekayu